Diduga Lakukan Penganiayaan dan Pembakaran Motor, Terduga F Dituntut Korban

Barang bukti motor yang hangus terbakar

ManadoPost.com – Christofael Waworuntu, warga Rambunan Kecamatan Sonder, melaporkan kejadian penganiayaan yang dialami oleh dirinya dan keluarganya.

Mereka diduga diserang oleh seorang terduga bernama Ferlandy, yang merupakan warga Kelurahan Pinaras, Kota Tomohon, pada Minggu, 28 April 2024 sekitar 22.00 malam hari

Korban langsung melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian pada Senin 29 April 2024

Dalam Lp, awalnya pelapor dari desa rambunan bersama keluarganya hendak mengantar saudara nya ke Manado melewati jalan perkebunan Pinaras (malam hari), dalam perjalanan korban di cegat motor korban dan berkata (Kiapa ngana jago?) kemudian pelapor turun dari motor dan terlapor langsung memukul kakak ipar dari terlapor yang berada di motor lainnya.

Tidak sampai di situ terlapor memanggil rekan rekan nya yang diduga sudah mabuk yang kebetulan tidak jauh dari tkp kemudian langsung memukul pelapor sehingga mengakibatkan pelapor mengalami luka lebam di pipi sebelah kiri.

Baca juga:  Penemuan Mayat Lelaki di Kamar Kost Bumi Beringin, Polisi Amankan TKP dan Korban

Luka gigitan di perut sebelah kanan bawa dan luka di jari kelingking sebelah kiri atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan memintah pihak berwenang kepolisian Polres Tomohon untuk memproses kejadian ini menurut hukum yang berlaku.

Keluarga korban, dalam wawancara telepon seluler dengan media, menyatakan bahwa beberapa orang yang terlibat dalam penganiayaan tersebut juga membakar motor yang ditinggalkan oleh pelapor di tempat kejadian.

Dalam kejadian tersebut keluarga korban yang berumur 11 tahun juga sempat terkena pemukulan.

Mereka menuntut agar terduga pelaku penganiayaan mengganti kerugian yang telah dialami oleh korban dan untuk dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Menurut keluarga korban, di sekitar area kebun Pinaras sering diadakan pesta miras, yang dianggap sebagai salah satu faktor yang memicu terjadinya kekerasan.

Baca juga:  Kapolda Sulut Kunker ke Polres Boltim, Berikut Agendanya

Kasat Reskrim Polres Tomohon, Stevi Sumolang SH, menjelaskan bahwa terduga pelaku telah diamankan dan penyidikan sedang dalam pengembangan. Dia juga menghimbau warga Pinaras dan Rambunan Kecamatan Sonder untuk mempercayakan penyelesaian permasalahan ini kepada pihak kepolisian.

Kejadian ini menegaskan pentingnya penegakan hukum dan penanganan yang cepat terhadap kasus kekerasan serta peran aktif masyarakat dalam memerangi perilaku yang merugikan dan berbahaya bagi keamanan publik.

(*/Tim MP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *