Polsek Wori Olah TKP Gantung Diri di Desa Bulo

Suasana saat polisi sambangi TKP

ManadoPost.com – Peristiwa gantung diri terjadi di Desa Bulo Jaga III, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu, 19 Mei 2024, sekitar pukul 17.20 Wita. Korban, seorang petani bernama Yosias Sanggelorang, dilaporkan meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut.

Identitas korban terungkap: Yosias Sanggelorang, seorang pria Kristen yang lahir di Desa Bulo pada 3 Juni 1955. Dia dikenal sebagai seorang petani yang beralamat di Desa Bulo Jaga 3, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

Menurut keterangan dari para saksi, termasuk putra korban, Luis Sanggelorang, serta warga sekitar, peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban ditemukan tergantung di dapur rumahnya. Upaya pertolongan segera dilakukan oleh warga sekitar, termasuk Lk. Andre Kabuhung dan Lk. Yeirus Kabuhung, namun sayangnya, korban telah meninggal dunia saat tiba di Rumah Sakit Hermina Manado.

Baca juga:  Pasca Erupsi Gunung Ruang, Kapolda Sulut dan PJU Patroli Kamtibmas ke Tagulandang

Investigasi Polsek Wori tengah berlangsung untuk mengungkap lebih lanjut motif di balik peristiwa tersebut. Menurut catatan, korban diduga melakukan bunuh diri karena tidak setuju dengan pernikahan anaknya, Leo Sanggelorang, dengan seorang perempuan yang telah memiliki anak. Merajuk dan putus asa, Yosias Sanggelorang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi terhadap jenazah, dengan alasan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri. Mereka berduka dan menyusun rencana pemakaman untuk korban, mengakhiri tragisnya peristiwa tersebut dengan kesedihan yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Baca juga:  Kasus Kecelakaan Maut di Bolmut, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas

(*/Tim MP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *