Polsek Pineleng Amankan TKP Kebakaran Dua Unit Gudang BPT Dinas Pertanian Sulut

Personel Polsek pineleng saat sambangi TKP kebakaran

ManadoPost.com – Dua unit gudang di Balai Proteksi Tanaman (BPT) Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara, tepatnya di Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, dilaporkan mengalami kebakaran hebat, Minggu (23/6/20240.

Menurut keterangan saksi, Bpk. Mbarta Septa Mario Saron, seorang pegawai BPT yang juga warga Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 11.10 WITA saat beliau pulang dari gereja. Api berasal dari belakang gudang BPT yang menyimpan pestisida, motor dinas merek Arashi, motor thunder, dan pompa air. Bpk. Mbarta segera meminta bantuan kepada tetangga, mengambil alat pemadam yang tersedia, dan melapor kepada staf melalui grup WhatsApp serta menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Baca juga:  Pimpin Rapat EPRA, Wagub Steven Tegaskan Rezim Anggaran Agar Bersih

Kepala BPT lainnya, Nova Sumolang, yang saat kejadian berada di rumahnya, menerima laporan bahwa dua gudang penyimpanan pestisida dan peralatan mesin pertanian telah terbakar. Luas bangunan yang terbakar sekitar 24 meter kali 6 meter. Meskipun api dapat dipadamkan oleh dua unit truk Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WITA dan proses pemadaman berlangsung hingga pukul 12.40 WITA, kerugian yang dialami cukup signifikan.

Kerugian materiil akibat kebakaran ini meliputi beberapa motor dinas operasional, pompa air, serta pestisida cair dan padat sebanyak 4 ton, dengan perkiraan total mencapai Rp 5 miliar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan.

Baca juga:  Polsek Singkil Selesaikan Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur

Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian untuk mengamankan bukti-bukti terkait insiden tersebut.

(*/Tim MP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *